Pages

Senin, 18 Juli 2016

MENGAMBIL BAGIAN DALAM KODRAT ILAHI

Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji - janji  yang berharga dan sangat besar , supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang  membinasakan dunia. 
2 Petrus 1: 4


"Kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi." Mungkinkah? Dengan diri kita sendiri kita dapat melakukan perkara yang baik. Oleh sebab itu bagaimanakah kita dapat mengambil bagian dalam kodrat ilahi? Yakni dengan jalan datang kepada Kristus sebagaimana kita adanya, miskin, tak berdaya, bergantung pada orang. Ia mati agar hal itu mungkin bagi kita turut mengambil bagian dalam kodrat ilahi. Ia mengambil rupa manusia atas diriNya agar Ia dapat menjangkau manusia. Dengan rantai emas kasihNya yang tak terduga itu Ia telah mengikat kita ke takhta Allah. Kita harus mempunyai kuasa untuk mencapai kemenangan sebagaimana Ia sudah menang.

Kepada semua orang Ia menyampaikan undangan: "Marilah kepadaKu .... Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu, karena Aku lemah lembut dan rendah hati, dan jiwamu akan mendapat ketenangan  ... "(Matius 11: 28-30).

Kita mempunyai bagian di dalam pekerjaan ini. Biarlah jangan seorangpun berpikir bahwa pria dan wanita akan masuk ke surga tanpa turut berjuang di dunia ini. Kita mempunyai peperangan yang harus kita perjuangkan, untuk merebut kemenangan. Tuhan Allah berkata kepada kita, " kerjakan keselamatanmu." Bagaimana caranya? "Dengan takut dan gentar. bukan saja seperti waktu aku masih hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu, baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaanNya "(Filipi 2:12, 13). Allah bekerja, dan manusiapun bekerja ....  Hanya dengan jalan demikianlah kita dapat mengambil bagian dalam kodrat ilahi.

Di sinilah letaknya ketetapan hati agama yang benar. Kita adalah"kawan sekerja Allah," bekerja bersama-sama dengan Dia. "Kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah" (1 Korintus 3: 9). Gambaran ini melukiskan tabiat manusia, yang hendaknya dilakukan sedikit demi sedikit. Setiap hari Allah bekerja di atas bangunanNya untuk menyempurnakan susunan bangunan itu agar bangunan itu menjadi satu tempat kudus bagiNya. Manusia haruslah bekerja bersama-sama dengan Allah, berusaha di dalam kekuatanNya untuk menjadikan dirinya menurut rencana Allah baginya, membangun hidupnya dengan perbuatan-perbuatan yang bersih dan agung ....

Allah meminta kita hanya hidup sehari saja pada satu waktu. Engkau tidak perlu memandang satu pekan atau satu bulan di depan. Sekaranglah waktumu yang terbaik. Berkata-katalah dan bertindaklah hari ini pada satu jalan yang akan menghormati Allah. janji itu berbunyi, "Selama umurmu,  kiranya kekuatanMu " (Ulangan 33:25).

Hidup yang Limpah

Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyai dalam segala kelimpahan. 
Yohanes 10:10

Satu jiwa yang berhubungan dengan Kristus tidak akan mempunyai kehidupan yang suram. Orang-orang yang mengasihi Yesus dengan hati , pikiran dan jiwa dan mengasihi manusia seperti dirinya sendiri memiliki satu ladang yang luas tempat mereka menggunakan kesanggupan dan pengaruh mereka. Janganlah ada talenta yang akan digunakan hanya untuk kepuasan diri sendiri. Diri mestilah mati, dan hidup kita tersembunyi bersama Kristus di dalam Allah ....

Tuhan akan menilai jiwa kita menurut takaran, sesuai dengan apa yang sudah diletakkan Kristus di atas jiwa-jiwa itu,Yesus mati agar Ia mendapat manusia dari kebinasaan yang kekal . Oleh sebab itu kita haruslah  menjaga diri kita sebagai harta milik yang dibeli. "Bahwa kamu bukan milik kamu sendiri." "Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu" (1 Korintus 6:19, 20). Segala kuasa pikiran, dan jiwa serta tubuh kita adalah milik Tuhan. Waktu kita adalah milik-Nya. Oleh sebab itu hendaklah kita menempatkan diri kita di dalam keadaan yang paling baik untuk melakukan pekerjaan-Nya, hidup senantiasa berhubungan dengan Kristus, serta memikirkan setiap hari mahalnya korban yang telah dipersembahkan demi kita agar kita dibenarkan Allah di dalam Dia ....

Orang-orang yang mengosongkan dirinya, orang yang hidup berhati-hati dan suka memikirkan kepentingan orang lain, tak dapat mengangkat pandangan mata mereka kepada Kristus, Juruselamat yang hidup tanpa merasa gentar dan merendahkan hati yang sedalam-dalamnya. Memandang Yesus terus menerus akan membuat jiwa hidup bagi Allah. Kita akan mengasihi Yesus, kita akan mengasihi Bapa yang mengirimkan Dia ke atas dunia ini, karena kita melihat Dia di dalam suatu terang yang ajaib, penuh kasih karunia dan kebenaran. Yesus berkata, "Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku" (Matius 11:27); ... "Kepadaku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi" (Matius 28:18). Untuk apa? Supaya dapat memberikan pemberian bagi manusia, agar mereka dapat meletakkan semua kuasa mereka dengan hormat untuk memaklumkan kasih yang ajaib itu yang dengannya Ia telah mengasihi kita ....

Bilamana kita menilai segala talenta kita di dalam terang salib Golgota itu, kita akan hidup sangat bergairah bagi Kristus dan membuat terang kehidupan kita bercahaya di hadapan orang, sehingga hidup kita tidak akan pernah lagi tampak suram. Siapakah yang dapat menaksir nilai jiwa itu?

Orang yang Paling Bahagia

Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan: di hadapanMu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kananMu ada nikmat senantiasa. 
Mazmur 16:11


Janganlah engkau beranggapan bahwa apabila engkau berjalan bersama-sama Yesus engkau harus berjalan di dalam bayang-bayang. Orang yang paling berbahagia di dunia ini adalah orang yang percaya kepada Yesus dan bersukacita melakukan perintahNya. Dari kehidupan mereka yang mengikuti Dia, akan terhapuslah perasaan gelisah dan rasa tidak puas.... Mereka mungkin menghadapi kesulitan dan kesukaran, akan tetapi kehidupan mereka penuh dengan sukacita; karena Kristus berjalan di sisi mereka, dan hadiratNya membuat jalan terang ....

Apabila engkau bangun pagi hari, naiklah puji-pujian kepada Allah melalui bibirmu, dan bilamana engkau pergi untuk bekerja, berdoalah kepada Allah memohon pertolongan ....Nantikan selembar daun dari pohon kehidupan itu. Daun ini akan menenangkan dan menyegarkan engkau, memenuhi hatimu dengan damai dan sukacita. Tunjukkan pikiranmu kepada Juruselamat. Jauhkanlah dirimu dari kesibukan dunia ini lalu duduk tenang di bawah bayang-bayang Kristus. Lalu kekuatanmu akan dibaharui di tengah-tengah kebisingan pekerjaan dan pertentangan yang dihadapi setiap hari.Suatu hal yang penting dan pasti bagi kita supaya duduk sejenak dan berpikir-pikir bagaimana Juruselamat turun dari surga, dari tahta Allah, untuk menunjukkan bagaimana jadinya manusia jika mereka mau menyatukan kelemahan mereka kepada kekuatan-Nya. Bilamana kita mencapai kekuatan yang baru dengan jalan bersatu dengan Allah, maka kita dapat maju terus dengan sukaria, memuji Dia karena tugas yang diberikannya kepada kita membawa sinar terang kasih Kristus ke dalam hidup orang-orang yang kita jumpai ....

Makhluk-makhluk sorga sedang menunggu untuk bekerjasama dengan manusia sebagai perantara, agar dunia melihat apa yang umat manusia dapat peroleh dengan perantaraan  persatuan dengan ilahi. Mereka yang menguduskan tubuh, jiwa, dan rohnya ke dalam pekerjaan Allah akan senantiasa menerima karunia kuasa tubuh, pikiran dan rohani yang baru. Segala kebutuhan yang tak habis-habisnya datang dari sorga menjadi bagian mereka. Kristus mengaruniakan hidup-Nya sendiri kepada mereka. Roh Kudus bekerja sekuat tenaga di dalam hati dan pikiran. Melalui anugerah yang diberikan kepada kita, kita dapat memperoleh kemenangan-kemenangan, yang oleh sebab cacat-cacat tabiat kita dan karena iman kita yang kerdil, tampaknya tidak mungkin kita menangkan .

Kepada setiap orang yang menyerahkan dirinya melayani pekerjaan Tuhan, diberi kuasa untuk mencapai hasil-hasil yang tak terukur besarnya.
 

Template by BloggerCandy.com