Pages

Jumat, 17 Juni 2016

Hubungan Baik dengan ALLAH

Jawab Yesus : "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firmanKu dan BapaKu akan mengasihi dia dan kami akan datang kepadanya, dan diam bersama-sama dengan dia. 
Yohanes 14:23


Perhatikanlah hubungan Kristus yang erat di dalam ayat ini untuk melihat hubungan yang terdapat di antara Bapa dan anak-anak-Nya. Hadirat-Nya dan penjagaan-Nya adalah sesuatu yang kekal. Apabila kita berharap dalam kuasa Kristus yang menyelamatkan itu, segala tipu daya dan kelicikan pasukan yang sudah jatuh ke dalam dosa itu tidak dapat membencanai kita. malaikat-malaikat sorga senantiasa beserta kita, menuntun dan melindungi kita. Allah telah mentahbiskan kita akan memiliki kuasa-Nya yang menyelamatkan itu beserta dengan kita, menyanggupkan kita melakukan segala kehendak-Nya. Marilah kita meraih segala janji-Nya dan mendambakannya saat demi saat. Biarlah kita percaya bahwa maksud Tuhan adalah seperti yang telah dikatakan-Nya.

Terdapat suatu kemungkinan bagi orang yang percaya di dalam Kristus untuk mengalami suatu pengalaman yang akan menjadikan dia cukup mantap untuk menempatkan dirinya di dalam hubungan yang benar dengan Allah. Setiap janji yang terdapat di dalam Buku Allah menyodorkan kepada kita keberanian agar kita dapat mengambil bagian dalam kodrat ilahi itu. Inilah kemungkinan itu, berharap kepada Allah, mempercayai Firman-Nya, melakukan pekerjaan-Nya; dan ini dapat kita lakukan apabila kita berpegang teguh kepada keilahian Kristus.

Kemungkinan ini lebih berharga bagi kita daripada segala kekayaan di dunia ini. Tidak ada sesuatu di dunia ini yang dapat dibandingkan dengannya. Jika kita berpegang kepada kuasa yang ditaruh di dalam daya jangkau kita, kami menerima suatu pengharapan yang begitu kuat sehingga kita dapat berharap sepenuhnya atas janji-janji Allah; demikian pula kita berpegang pada kemungkinan-kemungkinan yang ada pada Kristus, sehingga kita menjadi putra dan putri Allah.

Ada banyak perkara yang tinggi yang patut dicapai orang Kristen. Ia dapat berusaha mencapai yang lebih tinggi. Yohanes mempunyai suatu pikiran yang meluhurkan seorang Kristen. Ia berkata, "Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah" (1 Yohanes 3: 1). Bukanlah perkara yang mustahil bagi manusia untuk naik menuju kemuliaan yang lebih tinggi daripada apa yang dicantumkan di dalam ayat ini. Kepada manusia diberikan jaminan dan hak menjadi ahli waris Allah dan yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus. Kepada mereka yang menerima hak yang tinggi itu akan dibukakan kekayaan Kristus yang tak terselidik hati itu, yang beribu kali ganda lebih mahal harganya daripada kekayaan dunia ini. Demikianlah, dengan perantaraan jasa Kristus Yesus, manusia yang fana diangkat kepada persekutuan dengan Allah dan dengan Anak-Nya yang kekasih itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com