Pages

Senin, 30 Mei 2016

Kasih yang Tak Terukur

Dari jauh Tuhan menampakkan diri kepadanya, Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal,sebab itu Aku melanjutkan kasih setiaKu kepadamu. Yeremia 31: 3

Mereka yang tidak kenal Allah tidak dapat melalui pelajaran atau ilmu pengetahuan menemukan Allah. Kristus tidak berusaha membuktikan rahasia besar Allah itu, akan tetapi Ia menunjukkan kasih yang tak dapat diukur oleh manusia. Ia tidak membuat kuasa Allah dan kebesaranNya menjadi tema utama dari khotbahNya. Ia amat sering berbicara tentang Dia sebagai Bapa kami .... Ia menginginkan pikiran kita, yang telah dilemahkan oleh dosa, diteguhkan untuk meraih pikiran  bahwa Allah adalah kasih adanya ....

Ayah dari anak yang hilang adalah contoh yang dipilih oleh Kristus sebagai satu gambaran Allah. Sang ayah ini ingin melihat dan menerima anak ini sekali lagi anak yang telah meninggalkannya. Ia menunggu dan menunggunya, rindu melihat dia, berharap bahwa ia akan kembali. Tatkala ia melihat orang asing mendekati dia, seorang yang miskin dan mengenakan pakaian tua yang kumal, ia keluar berlari menyongsong dia, seraya berpikir, barangkali itulah anaknya. Dan ia memberi makan dan memberi pakaian kepadanya sebagaimana layaknya anaknya yang sebenarnya. Dengan berangsur-angsur iapun memberikan hadiah kepada anaknya karena anak itu sudah kembali, dan dari bibir anak itu keluarlah kata-kata permohonan, "Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa,  aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa." Lalu ayah itu berkata kepada hamba-hambanya, "Lekaslah bawa kemari jubah terbaik, pakaikanlah itu kepadanyadan kebakanlah cincin pada jarinya, dan sepatu pada kakinya. Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia  dan marilah kita makan dan bersukacita "(Lukas 15: 21-23).

Tidak ada ejekan atau hinaan yang dilemparkan kepada anak yang hilang itu karena perbuatannya yang jahat. Anak itu merasa bahwa segala perbuatannya pada hari yang sudah lalu sudah diampuni dan dilupakan, dihapuskan untuk selama-lamanya. Maka demikianlah Allah berkata kepada orang berdosa, "Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu seperti kabut diterbangkan angin dan segala dosamu seperti awan yang tertiup." (Yesaya 44:22). "Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka" (Yeremia 31:34) ....

Surga sedang menunggu dan merindukan kembalinya anak-anak yang hilang beridar-idar jauh dari kandang. Banyak orang dari antara mereka yang tersesat di tempat yang jauh dapat kembali oleh pelayanan kasih dari anak-anak Allah ....

Pikirkan tentang Bapa yang membiarkan diri-Nya berduka, tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, akan tetapi dengan bebasnya ia menyerahkan Dia untuk kita semua .... Demikianlah kita mengerti lebih baik akan kasih-Nya!

Sorga yang Mulia, 4 Januari

Belajar tentang Allah melalui segala yang dijadikanNya

TUHAN itu baik untuk semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikanNya. Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepadaMu, ya Tuhan, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji engkau. 
Mazmur 145: 9, 10.

Kita senang merenung- renungkan tabiat dan kasih Allah di dalam segala yang dijadikanNya. Betapa bukti-bukti telah diberikanNya kepada anak-anak manusia tentang kuasa-Nya, baik tentang kasihNya sebagaimana kasih orang tua kepada anaknya! Ia telah menghiasi segala langit dan menjadikan dunia yang besar dan indah .

"Ya Tuhan , Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! ... Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan; apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? "Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepadaMu, ya Tuhan, dan orang-orang yang kaukasihi akan memuji Engkau "(Mazmur 8: 1, 3, 4; Mazmur 145: 10).

Sekiranya dunia kita dijadikan dengan permukaan yang sempurna ratanya dan sama  akan meletihkan pandangan mata dan memenatkan indra. Allah telah menghiasi dunia kita dengan gunung-gunung yang tinggi, bukit-bukit, lembah-lembah, dan bukit barisan. Batu-batu keras yang kasar, bukit-bukit yang gundul, juga bukit-bukit yang dihiasi dengan dedaunan yang hijau, serta lembah-lembah yang indah dan halus membuat dunia ini sebagai satu cermin keindahan. Kebajikan, akal budi, dan kuasa Allah nyata dengan jelas di mana-mana. Di atas gunung-gunung, batu-batu, bukit-bukit, dan lembah-lembah, saya melihat pekerjaan kuasa ilahi. Saya tidak akan merasa kesepian waktu menatapi pemandangan alam yang indah. Pada waktu mengadakan perjalanan melewati padang-padang dan bukit-bukit , saya merasakan suatu perasaan yang hormat dan takut , dan merasa ngeri sementara memandang karang curam dan gunung yang tinggi ditutupi es atau salju.

Hendaklah gunung-gunung, bukit-bukit, dan lembah-lembah menjadi bahan pelajaran bagi kita untuk mempelajari tabiat Allah di dalam segala ciptaan yang dijadikanNya. Segala sesuatu yang dijadikan Allah yang dapat kita lihat di dalam berbagai macam pemandangan-pada gunung-gunung, bukit-bukit, dan lembah-lembah, pada pohon-pohon, pada semak belukar, pada kembang-kembang, pada setiap daun, pada batang rumput-haruslah mengajarkan kepada kita tentang kecakapan dan kasih Allah dan tentang kuasa-Nya yang tak terhingga itu.

Mereka yang mempelajari alam tidak pernah merasa kesepian. Mereka akan menyukai jam-jam perenungan yang tenang karena mereka merasakan bahwa mereka dibawa lebih rapat berhubungan dengan Allah sementara mengikuti kuasa-Nya di dalam segala yang dijadikanNya.

Sorga yang Mulia, 3 Januari

Rabu, 25 Mei 2016

Kecukupan kita ada di dalam Kristus

Galatia 6:14
"Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia."


Oleh iman-iman yang meniadakan semua percaya diri sendiri - orang miskin yang mohon bantuan harus berpegang pada kuasa yang tidak terbatas itu.

Kewajiban lahiriah tidak dapat menggantikan iman yang sederhana dan semua penyangkalan diri.

Kita hanya dapat membiarkan Kristus menyempurnakan pekerjaan itu.

Sehingga bahasa jiwa akan menjadi, Tuhan, ambillah hatiku; karena aku tidak dapat menyerahkannya.

Itu adalah milikMu.

Sucikanlah, karena aku tak dapat memeliharanya untukMu.

Selamatkanlah aku, walaupun diriku sendiri, kelemahanku, diriku yang tidak sesuai dengan Kristus.

Bentuklah dan tempalah aku, bimbinglah aku ke dalam keadaan yang murni dan suci di mana saluran kekayaan kasihMu dapat mengalir melalui jiwaku.

Bukan hanya pada awal hidup Kekristenan panyangkalan diri itu dibentuk. Pada setiap langkah maju menuju sorga hal itu harus diperbarui.

Semua kebajikan kita bergantung pada satu kuasa dari luar diri kita sendiri.

Karena itu harus ada suatu jangkauan yang terus menerus dari hati menurut Allah, suatu kesinambungan, kesungguh-sungguhan, suatu pengakuan dosa dari hati yang hancur dan merendahkan jiwa di hadapanNya.

Hanya oleh penyangkalan diri selalu dan bergantung pada Kristus kita dapat berjalan dengan selamat.

Makin dekat kita datang kepada Yesus dan makin nyata kita mengenal kesucian tabiatNya, maka makin jelas kita mengetahui betapa hebatnya dosa dan semakin berkuranglah perasaan untuk meninggikan diri sendiri.

Mereka yang dikenal sorga sebagai orang-orang saleh adalah yang terakhir mempertunjukkan kebajikan mereka.

Rasul Petrus menjadi pelayan Kristus yang setia dan ia sangat dimuliakan oleh terang dan kuasa ilahi; ia mengambil bagian yang aktif dalam membangun gereja Kristus; tetapi Petrus tidak pernah melupakan pengalaman yang mengerikan akan penghinaannya; dosanya telah diampuni; namun ia tahu benar bahwa bagi kelemahan tabiat yang telah menyebabkan kejatuhannya hanya kasih karunia Kristus yang dapat membantu.

Ia tidak menemukan sesuatu dalam dirinya sendiri yang harus dimuliakan.

Tidak seorangpun dari rasul-rasul atau nabi-nabi yang pernah menyatakan dirinya tidak berdosa.

Orang yang hidup paling dekat kepada Allah, orang yang mau mengorbankan hidupnya sendiri daripada sengaja melakukan suatu perbuatan tercela, orang yang Allah telah muliakan dengan terang dan kuasa ilahi, adalah orang yang telah mangakui sifat mereka sendiri yang berdosa.

Mereka  tidak menaruh keyakinan di dalam dirinya, tidak menyatakan kebenaran diri sendiri, malainkan percaya sepenuhnya kepada kebenaran Kristus.

Demikianlah hendaknya semua orang yang memandang Kristus.

Pada setiap langkah maju di dalam pengalaman Kristen, pertobatan kita akan semakin dalam....... kemudian bibir kita tidak akan terbuka dalam memuliakan diri sendiri.

Kita akan mengetahui bahwa kecukupan kita hanya ada di dalam Kristus saja.

- Christ's Object Lesson 159-161

Tinggal dalam Kristus

Yohanes 15:4
"Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku."


Sebagaimana cabang yang tidak berdaun dan tampaknya sudah mati itu dicangkokkan kepada pokok yang hidup, kemudian melalui serat-serat dan urat-uratnya ia menghisap kehidupan dan kekuatan dari pokok yang hidup itu sehingga tidak lama kemudian ia mengeluarkan pucuk, kemudian bunga, dan akhirnya buah, demikian juga orang-orang berdosa melalui pertobatan dan iman dapat menghubungkan dirinya kepada Kristus dan memperoleh sifat-sifat ilahi, kemudian mengeluarkan buah-buah hidup suci dalam bentuk kata-kata dan perbuatan.

Yesus memiliki hidup dalam diriNya sendiri, dan hidup itu ditawarkanNya secara gratis kepada jiwa-jiwa yang mati karena pelanggaran dan karena dosa.

Sesungguhnya, Ia mau membagi-bagikan kepada mereka kesucianNya, kemuliaanNya, dan kebesaranNya.....

Cabang yang kering yang dicangkokkan kepada pokok yang hidup itu menjadi satu dengan pokok itu.

Cabang itu hidup kalau bersatu dengan pokok.

Demikianlah juga orang-orang Kristen hidup kalau ia bersatu dengan Kristus.

Orang yang berdosa dan yang fana dihubungkan kepada yang baka dan yang suci.

Jiwa-jiwa yang percaya tinggal dalam Kristus dan menjadi satu dengan Dia.

Kalau dua orang bergaul dengan akrab maka pandangan-pandangan mereka menjadi sama.
Mereka menyenangi hal-hal yang sama.

Maka orang-orang yang tinggal dalam Kristus akan menyukai hal-hal yang disukaiNya. Mereka akan senang memiliki dan menurut perintah-perintahNya..........

Cabang tadi, yang menerima makanannya dari pokok akhirnya berbunga, kemudian berbuah.

Rasa dan bau harum buah itu membuktikan hubungannya yang hidup dengan pokoknya.

Jadi orang-orang Kristen yang tinggal dalam Kristus akan mengeluarkan buah-buah.

Seperti halnya kelompok buah yang bergelantungan di cabang itu demikian juga orang Kristen akan mengeluarkan buah-buah karunia Roh - kasih, kegembiraan, damai, kesabaran, kelembutan, amal baik, iman, kerendahan hati, suka bertarak...........

Bertekadlah supaya engkau menjadi cabang-cabang pokok anggur yang mengeluarkan buah-buah.

Cabang itu bisa hidup hanya kalau ia menerima hidup dan kekuatan dari pokoknya.

Kalau begitu perbanyaklah kesempatan untuk menghubungkan dirimu lebih dekat dengan Kristus.

Hanya dengan mempercayai Dia, mengasihi Dia, meniru Dia, dan bergantung sepenuhnya kepada Dia, engkau dapat menjadi satu dengan Dia; dan melalui dirimu, hidup dan tabiatNya akan ditunjukkan kepada dunia.

- Our High Calling 145.1-5

Bersahabat dengan Yesus

Yohanes 15:14
"Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu."


Sifat dan kebiasaan orang-orang Kristen berbeda sekali dari sifat dan pertunjukkan-pertunjukkan yang mengasyikkan dunia.

Sesuatu yang lebih mulia dan lebih suci memikat hati orang-orang Kristen.

Orang-orang Kristen menunjukkan bahwa mereka adalah sahabat-sahabat Tuhan melalui penurutan mereka.

"Kamu adalah sahabatKu jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.........

Sekiranya kamu dari dunia tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya.

Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu."

Kristuslah batu zamanmu dan bentengmu.

Kepada namaNyalah orang-orang saleh pergi berlindung, dan selamat.......

Kebenaran dan keindahan tuntutan-tuntutanNya tidak dipahami orang dunia; mereka menganggap agama Kristus sebagai suatu perhambaan, hilangnya segala kemerdekaan mereka.

Setiap tuntutan Tuhan adalah satu perintah untuk menjadi bijaksana, kaya, dan agung, dengan menggabungkan kekuatan kita yang terbatas dengan kekuatanNya yang tidak terbatas.

Sementara kita mengikuti jejak Kristus kita tidak perlu merasa malu karena hati nurani kita tidak akan pernah menyalahkan kita.

Tugas yang diberikanNya selalu masuk akal.

PekerjaanNya senantiasa terhormat dan mulia.

Sahabat-sahabat kita yang menghendaki agar kita memilih kesenangan dunia dan menyesuaikan diri dengan kebiasaan-kebiasaan dunia ini, yang memandang kita sebagai orang-orang aneh, tidak mempunyai sedikitpun hak atas kita dibandingkan hak Kristus atas kita.........

Menurut pandangan Allah manusia mempunyai nilai bila dipersatukan dengan Kristus; karena Allah adalah satu-satunya yang sanggup mengangkat martabat manusia melalui kebenaran Kristus.

Kehormatan dan kebesaran dunia adalah justru nilai yang disediakan pencipta manusia bagi mereka.

Akal budi dunia adalah kebodohan, kekuatan dunia kelemahan.

Mari kita hargai apa yang ditinggikan Tuhan.

Peluhuran tabiat yang sejati terdapat hanya melalui Kristus, Juruselamat kita mengaruniakan kebenaranNya kepada orang yang mau menyerahkan hati dan pikirannya kepadaNya.

Nilai kita sesuai dengan kadar kesetiaan kita kepada Allah.

- Our High Calling 149.1-5

Pemberian Yesus yang Terbesar

Yohanes 16:7
"Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu."


Kristus menandaskan bahwa setelah kenaikkanNya ke sorga Ia akan mengirimkan kepada sidang itu pemberianNya yang terbesar yaitu Penghibur - Jiwa hidupNya sendiri, sumber kekuatan sidang, terang dan hidup dunia . . .

Dalam pemberian Roh Kudus, Yesus telah memberikan kepada dunia yang terbaik yang dapat diberikan sorga . . .

Roh Kudus itulah yang mengerjakan apa yang telah diberikan oleh Juruselamat dunia.

Melalui Roh Kuduslah hati disucikan.
Melalui Roh Kudus orang percaya itu menjadi pewaris sifat-sifat ilahi.

Kristus telah memberikan RohNya sebagai kuasa ilahi untuk menaklukkan kecenderungan-kecenderungan yang jahat diwarisi secara lahiriah maupun yang diperoleh melalui kebiasaan, dan menerapkan sifatNya sendiri kepada sidang . . .

Adalah kesempatan setiap anak Allah, pria dan wanita, untuk mengundang Roh Kudus tinggal di dalam hati mereka.

Biarlah setiap anggota sidang  bertelut di hadapan Allah untuk memohon diturunkannya Roh Kudus kepadanya, "Tuhan, tambahilah  imanku.

Ajarlah aku supaya mengerti sabdaMu; penuhilah hatiku dengan RohMu." . . .

Apabila seseorang dipenuhi oleh Roh Kudus, semakin hebat dia diuji dan dicobai semakin tegas dibuktikannya bahwa ia adalah utusan Kristus.

Damai yang terdapat dalam jiwa terlihat dalam raut mukanya.

Kata-kata dan perbuatannya menunjukkan kasih Juruselamat . . .

Diri disangkal. Nama Kristus tertulis dalam setiap perkataan dan perbuatan.

Kita boleh berbicara tentang berkat-berkat Roh Kudus, akan tetapi kalau kita tidak menyiapkan diri kita untuk menerimanya, sejauh manakah hasil pekerjaan kita ?

Apakah kita berjuang dengan mengerahkan segala tenaga kita untuk menjadi pria dan wanita yang berkenan kepada Kristus ?

Adakah kita senantiasa berusaha maju menuju sasaran yang ada di depan kita - kesempurnaan tabiatNya ?

Apabila umat Tuhan mencapai sasaran itu, mereka akan dimeteraikan pada dahi mereka.

Dipenuhi oleh Roh Kudus, mereka akan menjadi sempurna dalam Kristus, dan malaikat pencatat akan berkata, "Sudahlah genap."

Panggilan yang Mulia 150. 1-6

Selasa, 24 Mei 2016

Penurutan Satu Unsur Kebesaran Jiwa

"Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian."
Efesus 6:1



Yesus telah menunjukkan kepada anak-anak dan orang-orang muda, teladan yang sempurna.

Kalau engkau ingin menjadi seperti Yesus tirulah Dia.

Pola yang sempurna itu - bersih, suci, tanpa dosa, dan tak bercacat.

Pelajarilah masa kanak-kanak Kristus.

Ia anak Allah, tetapi Alkitab mengatakan bahwa Ia pulang dari Yerusalem ke rumahNya, dan mengikuti perintah orang tuaNya.......

Yesus Juruselamat dunia, melakukan perintah orang tuaNya, sekalipun tugas yang harus dilaksanakanNya adakalanya kurang disenangiNya.

Sifat suka menurut adalah satu unsur kebesaran jiwa.

Tidak seorangpun bisa sungguh-sungguh besar atau baik kalau ia belum belajar menurut dengan senang hati..........

Kalau engkau tergoda untuk mengikuti keinginanmu yang bertentangan dengan kehendak orang tuamu, katakanlah, "Tidak, Yesus juga tunduk kepada orang tuaNya."

Mintalah bantuan dari Yesus, yang memahami setiap pencobaan anak-anak dan pencobaan orang muda.

Ia telah  mengalami pencobaan-pencobaan itu, oleh karena itu Ia mengetahui segala kelemahanmu, dan Ia mau menolongmu untuk mengalahkan itu.........

Usahakanlah agar engkau berguna bagi orang tuamu; agar engkau memiliki pertimbangan yang baik dan suka menolong.

Engkau dapat membantu orang tuamu dangan pelbagai macam cara.........

Lakukan dengan gembira apa saja yang dapat engkau lakukan, dengan langkah yang cepat dan wajah yang bersinar.

Dengan demikian engkau akan dapat meringankan beban orang tuamu, dan engkau akan menjadi sumber berkat dalam rumah keluargamu.......

Tugas-tugas kecil yang dilaksanakan dengan setia dicatat dalam buku catatan yang di sorga..........

Allah tidak akan berbuat salah, Ia akan mencatat semua kewajiban yang kau laksanakan untuk memuliakan namaNya.

Oleh karena itu, janganlah sekali-kali engkau bermuka masam, melainkan usahakanlah agar wajahmu selalu berseri dan gembira, tangan senantiasa siap menurut, rasa simpati yang spontan untuk membantu orang-orang yang memerlukan bantuan...........

Ingatlah, tabiatmu belum sempurna; engkau sedang membangun tabiat-tabiatmu tiap-tiap hari.

Tentukanlah benang kabaikan, penurutan, simpati dan kasih kepada tabiat yang sedang engkau bangun itu.

Sesuaikanlah tabiatmu itu dengan Pola yang ilahi. Didiklah dirimu agar memiliki jiwa yang lemah lembut, yang dalam pandangan Allah merupakan harta yang sangat berharga.

Engkau dapat membuat dunia ini satu tempat yang lebih baik kalau engkau mau berbuat sebaik-baiknya.

- (Our High Calling 264.1-7)

Berkenalan dengan ALLAH

Berlakulah ramah terhadap Dia, supaya engkau tentram; dengan demikian engkau memperoleh  keuntungan. Terimalah apa yang diajarkan mulutNya, dan taruhlah firmanNya dalam hatimu.
Ayub 22:21, 22

Sejak awal mulanya sudah menjadi rencana pelajaran Setan untuk menyebabkan manusia supaya melupakan Tuhan, agar ia memperoleh  mereka menjadi miliknya. Oleh sebab itulah ia telah berusaha menampilkan dengan salah tabiat Allah itu, menuntun mereka mendambakan suatu pikiran yang salah tentang Dia. Khalik itu telah dikemukakan ke dalam pikiran disalut dengan sifat-sifat raja yang jahat -sebagai seorang yang bertindak sewenang-wenang, bengis, dan tidak suka mengampuni agar Dia ditakuti, dihindari, dan  dibenci oleh manusia ....

Kristus datang untuk menyatakan Allah sebagai satu Allah yang penuh kasih, Allah yang penuh rahmat, lemah lembut, dan menaruh belas kasihan. Oleh Penebus dunia ini kabut kegelapan tebal  yang dilontarkan Setan untuk menutupi takhta Allah habis disapu bersih, dan Bapa nyata lagi  sebagai Terang kehidupan kepada manusia ....

Kristus merasa sedih dengan pandangan manusia yang sangat diserap oleh perkara-perkara duniawi dan urusan dagang yang kalut sehingga mereka tidak mempunyai waktu untuk berkenalan dengan Allah. Kepada mereka surga itu suatu tempat yang aneh; karena sorga itu sudah luput dari perhitungan mereka. Bukan saja tidak akrab dengan perkara-perkara yang berhubungan dengan sorga, bahkan  mendengarnya saja mereka jemu. Mereka tidak suka pikiran mereka diganggu perkara yang berhubungan dengan kepentingan keselamatan mereka. Akan tetapi Tuhan rindu mengganggu pikiran mereka agar mereka berkenalan dengan Dia pada waktunya untuk menerima keselamatan yang ditawarkan-Nya ....

Waktunya akan datang ketika mana pengumuman  murka Allah yang dahsyat itu akan diucapkan kepada mereka yang telah mengeraskan hatinya tidak mau setia kepada-Nya .... Akan tetapi janganlah engkau terdapat di antara mereka yang akan ditimpa murka-Nya itu.  Kita sedang hidup pada hari keselamatan-Nya. Terang dari salib Golgota sedang memancarkan cahayanya dengan jelas, dengan sinar yang cemerlang, untuk menunjukkan Yesus, korban kita karena dosa. "Sebab di dalam Dia dan oleh darahNya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa" (Efesus 1: 7).

Allah ingin memulihkan petaNya di dalam engkau. Percayalah bahwa Ialah penolongmu. Tetapkanlah hatimu untuk berkenalan dengan Dia. Sebagaimana engkau datang dekat kepada-Nya dengan pengakuan dan pertobatan, Iapun akan datang lebih dekat kepadamu  dengan rahmat dan pengampunan.

Sorga yang mulia, 2 Januari

Senin, 23 Mei 2016

Mengajar dalam Perumpamaan

Source: https://id.wikibooks.org/wiki/Perumpamaan_Yesus



    Supaya kita dapat mengenal tabiat ilahi dan kehidupanNya, Kristus menjelma menjadi seperti kita manusia, dan tinggal di antara kita. Yang ilahi dinyatakan dalam kemanusiaan; kemuliaan yang tidak kelihatan dinyatakan dalam bentuk manusia yang kelihatan. Manusia dapat mempelajari perkara-perkara yang tidak diketahui dari perkara-perkara yang diketahui, perkara-perkara sorga telah dinyatakan melalui benda-benda dunia; Allah ditunjukkan dalam wujud manusia. Demikian pula dalam ajaran Kristus; hal-hal yang tidak diketahui, dilukiskan oleh hal-hal yang diketahui; kebenaran-kebenaran ilahi digambarkan oleh perkara-perkara dunia yang dikenal baik oleh kebanyakan orang.

Matius 13:34
Semuanya itu disampaikan Yesus kepada orang banyak dalam perumpamaan, dan tanpa perumpamaan suatupun tidak disampaikan-Nya kepada mereka,

Matius 13:35
supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi: "Aku mau membuka mulut-Ku mengatakan perumpamaan, Aku mau mengucapkan hal yang tersembunyi sejak dunia dijadikan."

Benda -benda yang ada di alam adalah perantara untuk perkara-perkara rohani; benda-benda alam dan pengalaman hidup para pendengarNya mempunyai hubungan dengan kebenaran-kebenaran dari firman Tuhan yang tertulis itu. Perumpamaan-perumpamaan Kristus adalah mata rantai dalam rantai kebenaran yang mempersatukan manusia dengan Allah dan bumi dengan sorga.

Pada zaman Kristus, manusia hampir-hampir tidak dapat melihat Allah dalam pekerjaanNya. Keadaan dosa umat manusia telah menyelubungi wajah kejadian yang indah gantinya menunjuk kepada Allah, pekerjaan-pekerjaanNya menjadi sebuah perintang yang menutupi Dia. Manusia "memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya." Orang kafir "menjadi sia-sia dan hari mereka yang bodoh menjadi gelap." Begitulah di Israel, ajaran manusia telah mengganti ajaran Allah. Tidak saja mengenai alam, tetapi upacara pengorbanan dan Kitab Suci itu sendiri, -semuanya diberikan untuk menyatakan Allah- dibuat begitu menyimpang sehingga ia menjadi alat menutupi Dia. 

Matius 6
28. Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal,
29. namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.
30. Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?

Ketika kata-kata itu diucapkan kepada banyak orang, termasuk di dalamnya laki-laki dan perempuan yang penuh dengan kekhawatiran dan kebingungan dan kekecewaan serta kesusahan. Yesus melanjutkan:

32. Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.

Kemudian Ia membentangkan tanganNya kepada orang banyak yang ada di sekeliling, kataNya,
33. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Demikianlah Kristus menerangkan pekabaran yang telah diberikanNya sendiri dengan bunga bakung dan rumput-rumput di ladang. Ia ingin agar kita membaca pekabaran itu dalam tiap-tiap bunga bakung dan setiap batang rumput. PerkataanNya penuh jaminan dan mengukuhkan iman kepada Allah.
Dalam awal mula pekerjaan-Nya, Kristus telah berbicara kepada orang banyak dengan bahasa yang amat jelas sehingga semua pendengar-Nya dapat memahami kebenaran-kebenaran yang akan membuat mereka tahu cara mendapat keselamatan. 
Ajaran melalui perumpamaan adalah populer dan mendapat hormat dan perhatian, bukan saja dari orang Yahudi, tetapi juga dari bangsa-bangsa yang lain pula. Tidak ada lagi cara mengajar yang lebih berhasil dari itu yang dapat digunakan-Nya. Jika para pendengar-Nya ingin mengetahui perkara-perkara ilahi, mereka dapat mengerti perkataan-Nya; sebab Ia selalu bersedia menerangkannya kepada penyelidik yang jujur.

Dengan menghubungkan ajaran-Nya kepada peristiwa-peristiwa kehidupan, pengalaman atau alam, Ia menarik perhatian mereka dan menaruh kesan dalam hati mereka, Sesudah itu, bila mereka memandang kepada benda-benda yang melukiskan pelajaran-pelajaran-Nya, mereka mengingat perkataan Guru ilahi itu. Bagi pikiran yang dibukakan terhadap Roh Kudus, makna yang mendalam dari pengajaran Juruselamat makin lama makin terbuka. Rahasia-rahasia bertambah terang dan apa yang sulit untuk dipahami menjadi jelas.

Yesus mengusahakan suatu jalan kepada setiap hati. Dengan menggunakan bermacam-macam perumpamaan, Ia tidak saja mempersembahkan kebenaran pada tahapan yang berbeda, tetapi menyampaikan seruan kepada para pendengar yang berbeda-beda. Minat mereka timbul melalui kisah-kisah yang diambil dari seputar kehidupan sehari-harinya. Tidak seorangpun yang mendengar kepada Juruselamat dapat merasa bahwa mereka dilalaikan atau dilupakan. Orang paling hina, paling berdosa, mendengar dalam ajaran-Nya sebuah suara berbicara kepada mereka itu dengan perasaan simpati dan kelemah lembutan.

Di antara orang banyak yang berkerumun di sekeliling Dia, terdapat imam-imam, rabbi-rabbi, orang saduki serta tua-tua, Herodian dan penghulu-penghulu, orang yang cinta dunia, orang yang gila kedudukan, orang yang penuh ambisi, dan di atas segala-galanya itu terdapat pula orang-orang yang mencari-cari sesuatu tuduhan yang dapat dilontarkan kepada-Nya. Juruselamat mengerti tabiat orang-orang itu dan Ia mempersembahkan kebenaran dalam cara yang sedemikian rupa sehingga mereka tidak dapat memperoleh sesuatu untuk mengajukan Dia ke hadapan Sanhedrin, 

Dalam perumpamaan Ia mencela kemunafikan dan perbuatan jahat orang yang menempati kedudukan yang tinggi dan di dalam bahasa kiasan membungkus kebenaran yang begitu tajam sehingga kalau itu diucapkan secara langsung, tidak akan mereka dengarkan perkataan-Nya dan segera mengakhiri pekerjaan-Nya. 

Tetapi sementara Ia menghindari mata-mata itu, Ia menjadikan kebenaran begitu amat jelas sehingga kesalahan ditunjukkan dan orang yang jujur hatinya beroleh manfaat dari pelajaran-pelajaran-Nya.

Hikmat ilahi, karunia yang tak terbatas, dijadikan terang melalui benda-benda ciptaan Allah.

Dalam ajaran perumpamaan Juruselamat terdapat suatu petunjuk mengenai apa yang mencakup "pendidikan tinggi" yang benar. Kristus dapat memaparkan di hadapan manusia kebenaran-kebenaran yang dalam dari ilmu pengetahuan. Ia dapat membuka rahasia-rahasia yang memerlukan usaha dan penelitian berabad-abad untuk menembusinya. Ia dapat memberikan anjuran-anjuran dalam bidang-bidang ilmiah yang dapat memberikan bahan pemikiran serta rangsangan untuk sesuatu penemuan sampai kepada akhir zaman.

Ia mengajar mereka untuk memandang Dia sebagaimana dinyatakan dalam pekerjaan-Nya, di dalam firman-Nya dan oleh takdir-Nya. Apa yang penting bagi perkembangan tabiat, yang akan memperbesar kemampuan manusia untuk mengenal Allah dan meningkatkan kemantapannya untuk berbuat baik. Ia berbicara kepada manusia mengenai kebenaran-kebenaran itu, yang berhubungan dengan perangai hidup dan yang memegang perkara-perkara yang kekal.

Dalam pelajaran-pelajaran yang langsung dari alam inim ada kesederhanaan dan kemurnian yang menjadikannya bernilai teramat tinggi. Dalam dirinya sendiri, keindahan alam memimpin jiwa-jiwa itu jauh dari dosa dan penarikan-penarikan duniawi dan condong kepada kemurnian, kesejahteraan dan Allah. Hendaklah segala sesuatu yang nampak oleh mata mereka, melihat atau tangan mereka menjamah untuk dijadikan satu pelajaran dalam pembangunan tabiat, Dengan demikian, kekuatan pikiran akan diperkuat, tabiat dikembangkan, seluruh kehidupan dimuliakan.

Ringkasan dari buku:
Perumpamaan-perumpamaan Tuhan Yesus - Bab 1

Next: Bab 2 - Seorang Penabur

Pengaruh yang Tak Dapat Ditolak

"Karena itu, sebagai orang-orang pilihan kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemah lembutan dan kesabaran." Kolose 3:2


Kata-kata yang manis, pembawaan yang menyenangkan, wajah yang gembira, membuat orang Kristen disenangi hingga pengaruhnya hampir-hampir tak dapat ditolak. Beginilah caranya supaya dihormati orang dan supaya mendatangkan berkat bagi orang lain. Harga yang dibayar untuk itu tidak mahal. Apabila agama Kristus bertengger dalam hati, dengan sendirinya mengalirlah keluar kata-kata yang manis, sifat rendah hati, sekalipun terhadap orang-orang yang paling hina. Orang yang suka marah, suka mencari-cari kesalahan, angkuh, bukanlah seorang Kristen; sebab menjadi seorang Kristen harus berlaku seperti Kristus....

Orang yang minum dari Roh Kristus akan mengeluarkan kata-kata yang manis dan memiliki pembawaan yang sopan. Rencana keselamatan harus melembekkan sifat-sifat yang keras dan kasar,  melicinkan bagian-bagian akhlak yang kasar dan tajam. Perubahan yang terjadi di dalam jiwa akan dibuktikan oleh perubahan yang terjadi di luar. Kebenaran itulah yang menyucikan dan memperhalus. Apabila diterima dengan hati sanubari, kebenaran bekerja diam-diam dengan kuasa yang besar mengubah orang yang menerima kebenaran itu. Tetapi orang-orang yang mengaku memiliki kebenaran dan pada waktu yang sama memperlihatkan sifat dan kata-kata yang kasar, keras, dan tidak ramah, belum belajar dari Yesus. Semua bukti-bukti itu menyatakan bahwa mereka adalah hamba-hamba si jahat. Tidak seorangpun menjadi Kristen tanpa memiliki roh Kristus, menunjukkan dalam hidupnya kelemahan lembutan, kerendahan hati, dan kehalusan budi pekerti...

Orang Kristen yang baik hati dan menyenangkan akan menyebarkan pengaruh yang membawa orang lain datang kepada Allah dan kebenaranNya. Tak dapat tidak, itulah yang akan terjadi. Cahaya yang dipancarkan dari Sorga akan memantulkan sinar terangnya melalui mereka, kepada jalan orang lain .... Kata-kata yang kita ucapan, tindakan-tindakan kita, adalah bagaikan buah-buah yang tumbuh di dahan-dahan pohon. Kalau buahnya asam dan tidak enak, berarti akar-akar pohon itu tidak menghisap makanannya dari sumber yang bersih. Kalau akhlak kita sesuai dengan akhlak Juruselamat, kalau sifat-sifat kita lemah lembut dan rendah hati, berarti hidup kita berlindung dalam Kristus yang didalam Allah. Dan dibelakang kita akan terdapat jalan yang benar... Orang-orang yang melihat kita akan mengetahui bahwa kita sudah tinggal bersama Yesus dan belajar daripadaNya.

(Panggilan Yang Mulia, 20 Agustus)

Sabtu, 21 Mei 2016

Cabang-Cabang yang Mengeluarkan Buah

Source: http://www.123rf.com/photo_1576768_red-ripe-apples-on-apple-tree-branch-blue-sky-background.html


Yohanes 15:1,2
(1) "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. (2) Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah."

Juruselamat...... menunjukkan ciri-ciri yang harus dimiliki seorang murid; "Di dalam hal inilah BapaKu dipermuliakan, yaitu kamu berbuah banyak dan dengan demikian Kamu adalah murid-murid Ku."

Melalui iman kita harus memegang erat Allah yang hidup, dan memperoleh pengalaman yang bernafaskan kasih, kelembutan, kemurahan, pengasihan, dan perhatian.

Sifat-sifat demikian adalah buah-buah yang diharapkan Tuhan Yesus akan keluar dari diri kita, dan menunjukkannya kepada dunia sebagai satu kesaksian bahwa kita mempunyai Juruselamat yang dapat meninggikan martabat manusia dan memberi kepuasan dalam hidupnya.....

Kita tidak harus berada di pihak yang kalah, karena dalam segala hal Dialah yang memberi kecukupan bagi kita.

Yang Kita perlukan adalah kehadiran Yesus Kristus.

Kita menghendaki kebenaranNya bercahaya di dalam hati kita, menyerap kepada setiap tindakan kita.

Ini akan menentukan apakah kita ini cabang-cabang dari Pokok Anggur yang benar itu.

Kalau kita mengeluarkan banyak buah kita boleh merasa pasti bahwa lebih banyak lagi buah.

Segala sesuatu yang tidak berguna, semua yang menghambat pertumbuhan kita secara Kristen harus dibuang.

Kalau pembersihan terjadi sering kita merasa bahwa Tuhan memusuhi kita.

Seharusnya kita jangan bersikap demikian melainkan kita harus memeriksa diri kita dan melihat jangan-jangan ada sesuatu yang belum kita bereskan, atau sesuatu yang perlu kita buangkan dari hidup kita supaya kita boleh berdiri benar di hadapan Allah........

Kita harus menjadi cabang-cabang yang hidup dari Pokok Anggur yang benar itu, setiap hari memegang erat Penebus kita supaya kita dapat mengeluarkan buah-buah tabiat Kristen........

Apabila kita rela melakukan penyangkalan diri dan suka berkorban seperti yang ditunjukkan Yesus dalam hidupNya, kita akan mengeluarkan buah-buah demi kemuliaan Allah.

Sesuatu kegembiraan bagi Juruselamat melihat pengikut-pengikutNya yang bekerja sama dengan Allah menerima dengan limpahnya karunia-karunia untuk dapat mengeluarkan buah-buah, dan suka pula memberikan dengan limpahnya, sebagai pekerja-pekerjaNya.

Kristus memuliakan BapaNya dengan buah-buah yang dikeluarkanNya, dan hidup pengikut-pengikutNya yang sejati akan membawa hasil yang demikian juga.

Menerima dan memberi, demikian adanya sehingga pekerja-pekerja itu dapat menghasilkan buah-buah yang limpah.
- Our High Calling 144.1-6

Jumat, 20 Mei 2016

Sumber Kekuatanku

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku tinggal di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
Yohanes 15:5


Kita adalah makhluk yang fana, akan tetapi telah diadakan satu jalan supaya kita boleh berhubungan erat dengan yang Baka... Makhluk yang fana tidak dapat berbuat banyak bagaimanapun usahanya, tetapi Kristus yang bekerja dengan perantaraan manusia dapat menyebabkan hasil-hasil yang menakjubkan.

Saya merasa sangat sedih karena menyadari betapa sedikitnya hal-hal yang dapat saya buat. Batas-batas kemampuan manusia sesungguhnya membawaku kepada kata-kata Kristus. "Di luar Aku, kamu tidak dapat berbuat apa-apa." Sebenarnya banyak orang lain yang dikaruniakan bakat-baka yang ;ebih besar akan tetapi mereka tidak menggunakannya, karena mereka tidak mempunyai hubungan yang hidup dengan Allah... Pengetahuanku yang dangkal dan energiku yang lemah mendorongku untuk datang kepada Yesus, dan seruan hatiku adalah, "Oh, Tuhan, aku tak dapat berbuat apa-apa. Sayamenggantungkan jiwaku yang tak berdaya padaMu, Yesus Kristus Juruselamatku. Curahkanlah rahmatMu ke dalam hatiku. Tariklah pikiranku dari kelemahanku agar berpaling kepada kuasaMu yang hebat, dari kebodohanku kepada akal budiMu yang kekal, dari kerapuhanku kepada kekuatanMu yang bertahan lama. berilah aku pandangan yang tepat mengenai rencana penebusan yang besar itu. Biarlah aku melihat dan mengerti apa makna Kristus buatku, dan bahwa jiwaku, pikiranku, dan kekuatanku telah dibeli dengan harga yang tinggi. Kristus telah memberikan kepadaku supaya aku dapat memberikan kepada orang lain. Angkatlah jiwaku; kuatkan dan terangilah pikiranku supaya aku dapat mengerti lebih jelas sifat-sifat Allah seperti dinyatakan dalam Yesus Kristus, supaya aku tahu bahwa ada kesempatan bagiku untuk memiliki sifat-sifat yang ilahi itu."

Kuasa Tuhan yang besar dan abadi memenuhi pikiran saya dengan rasa hormat dan khidmat, dan kadang-kadang bahkan saya merasa takut... Kiranya bolehlah saya memandang kepada Yesus yang sangat berpengasihan dan mengasihi dan melihat Allah Tuhan itu, dan memanggilnya dengan nama yang indah, Bapa.

Pergumulan jiwaku dalam menghadapi pencobaan-pencobaan, kerinduan pikiran dan hatiku untuk mengenal Allah dan Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi, dan untuk mendapat kepastian damai dan ketentraman dalam kasihNya, membuat saya setiap hari merindukan sorga dimana sinar cahaya Matahari kebenaran itu akan selalu menyelubungiku.

- Our High Calling (Panggilan Yang Mulia) Mei 20


 

Template by BloggerCandy.com