Berlakulah ramah terhadap Dia, supaya engkau tentram; dengan demikian engkau memperoleh keuntungan. Terimalah apa yang diajarkan mulutNya, dan taruhlah firmanNya dalam hatimu.
Ayub 22:21, 22
Sejak awal mulanya sudah menjadi rencana pelajaran Setan untuk menyebabkan manusia supaya melupakan Tuhan, agar ia memperoleh mereka menjadi miliknya. Oleh sebab itulah ia telah berusaha menampilkan dengan salah tabiat Allah itu, menuntun mereka mendambakan suatu pikiran yang salah tentang Dia. Khalik itu telah dikemukakan ke dalam pikiran disalut dengan sifat-sifat raja yang jahat -sebagai seorang yang bertindak sewenang-wenang, bengis, dan tidak suka mengampuni agar Dia ditakuti, dihindari, dan dibenci oleh manusia ....
Kristus datang untuk menyatakan Allah sebagai satu Allah yang penuh kasih, Allah yang penuh rahmat, lemah lembut, dan menaruh belas kasihan. Oleh Penebus dunia ini kabut kegelapan tebal yang dilontarkan Setan untuk menutupi takhta Allah habis disapu bersih, dan Bapa nyata lagi sebagai Terang kehidupan kepada manusia ....
Kristus merasa sedih dengan pandangan manusia yang sangat diserap oleh perkara-perkara duniawi dan urusan dagang yang kalut sehingga mereka tidak mempunyai waktu untuk berkenalan dengan Allah. Kepada mereka surga itu suatu tempat yang aneh; karena sorga itu sudah luput dari perhitungan mereka. Bukan saja tidak akrab dengan perkara-perkara yang berhubungan dengan sorga, bahkan mendengarnya saja mereka jemu. Mereka tidak suka pikiran mereka diganggu perkara yang berhubungan dengan kepentingan keselamatan mereka. Akan tetapi Tuhan rindu mengganggu pikiran mereka agar mereka berkenalan dengan Dia pada waktunya untuk menerima keselamatan yang ditawarkan-Nya ....
Waktunya akan datang ketika mana pengumuman murka Allah yang dahsyat itu akan diucapkan kepada mereka yang telah mengeraskan hatinya tidak mau setia kepada-Nya .... Akan tetapi janganlah engkau terdapat di antara mereka yang akan ditimpa murka-Nya itu. Kita sedang hidup pada hari keselamatan-Nya. Terang dari salib Golgota sedang memancarkan cahayanya dengan jelas, dengan sinar yang cemerlang, untuk menunjukkan Yesus, korban kita karena dosa. "Sebab di dalam Dia dan oleh darahNya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa" (Efesus 1: 7).
Allah ingin memulihkan petaNya di dalam engkau. Percayalah bahwa Ialah penolongmu. Tetapkanlah hatimu untuk berkenalan dengan Dia. Sebagaimana engkau datang dekat kepada-Nya dengan pengakuan dan pertobatan, Iapun akan datang lebih dekat kepadamu dengan rahmat dan pengampunan.
Sorga yang mulia, 2 Januari
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar