Pages

Senin, 23 Mei 2016

Pengaruh yang Tak Dapat Ditolak

"Karena itu, sebagai orang-orang pilihan kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemah lembutan dan kesabaran." Kolose 3:2


Kata-kata yang manis, pembawaan yang menyenangkan, wajah yang gembira, membuat orang Kristen disenangi hingga pengaruhnya hampir-hampir tak dapat ditolak. Beginilah caranya supaya dihormati orang dan supaya mendatangkan berkat bagi orang lain. Harga yang dibayar untuk itu tidak mahal. Apabila agama Kristus bertengger dalam hati, dengan sendirinya mengalirlah keluar kata-kata yang manis, sifat rendah hati, sekalipun terhadap orang-orang yang paling hina. Orang yang suka marah, suka mencari-cari kesalahan, angkuh, bukanlah seorang Kristen; sebab menjadi seorang Kristen harus berlaku seperti Kristus....

Orang yang minum dari Roh Kristus akan mengeluarkan kata-kata yang manis dan memiliki pembawaan yang sopan. Rencana keselamatan harus melembekkan sifat-sifat yang keras dan kasar,  melicinkan bagian-bagian akhlak yang kasar dan tajam. Perubahan yang terjadi di dalam jiwa akan dibuktikan oleh perubahan yang terjadi di luar. Kebenaran itulah yang menyucikan dan memperhalus. Apabila diterima dengan hati sanubari, kebenaran bekerja diam-diam dengan kuasa yang besar mengubah orang yang menerima kebenaran itu. Tetapi orang-orang yang mengaku memiliki kebenaran dan pada waktu yang sama memperlihatkan sifat dan kata-kata yang kasar, keras, dan tidak ramah, belum belajar dari Yesus. Semua bukti-bukti itu menyatakan bahwa mereka adalah hamba-hamba si jahat. Tidak seorangpun menjadi Kristen tanpa memiliki roh Kristus, menunjukkan dalam hidupnya kelemahan lembutan, kerendahan hati, dan kehalusan budi pekerti...

Orang Kristen yang baik hati dan menyenangkan akan menyebarkan pengaruh yang membawa orang lain datang kepada Allah dan kebenaranNya. Tak dapat tidak, itulah yang akan terjadi. Cahaya yang dipancarkan dari Sorga akan memantulkan sinar terangnya melalui mereka, kepada jalan orang lain .... Kata-kata yang kita ucapan, tindakan-tindakan kita, adalah bagaikan buah-buah yang tumbuh di dahan-dahan pohon. Kalau buahnya asam dan tidak enak, berarti akar-akar pohon itu tidak menghisap makanannya dari sumber yang bersih. Kalau akhlak kita sesuai dengan akhlak Juruselamat, kalau sifat-sifat kita lemah lembut dan rendah hati, berarti hidup kita berlindung dalam Kristus yang didalam Allah. Dan dibelakang kita akan terdapat jalan yang benar... Orang-orang yang melihat kita akan mengetahui bahwa kita sudah tinggal bersama Yesus dan belajar daripadaNya.

(Panggilan Yang Mulia, 20 Agustus)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com