Pages

Senin, 30 Mei 2016

Belajar tentang Allah melalui segala yang dijadikanNya

TUHAN itu baik untuk semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikanNya. Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepadaMu, ya Tuhan, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji engkau. 
Mazmur 145: 9, 10.

Kita senang merenung- renungkan tabiat dan kasih Allah di dalam segala yang dijadikanNya. Betapa bukti-bukti telah diberikanNya kepada anak-anak manusia tentang kuasa-Nya, baik tentang kasihNya sebagaimana kasih orang tua kepada anaknya! Ia telah menghiasi segala langit dan menjadikan dunia yang besar dan indah .

"Ya Tuhan , Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! ... Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan; apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? "Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepadaMu, ya Tuhan, dan orang-orang yang kaukasihi akan memuji Engkau "(Mazmur 8: 1, 3, 4; Mazmur 145: 10).

Sekiranya dunia kita dijadikan dengan permukaan yang sempurna ratanya dan sama  akan meletihkan pandangan mata dan memenatkan indra. Allah telah menghiasi dunia kita dengan gunung-gunung yang tinggi, bukit-bukit, lembah-lembah, dan bukit barisan. Batu-batu keras yang kasar, bukit-bukit yang gundul, juga bukit-bukit yang dihiasi dengan dedaunan yang hijau, serta lembah-lembah yang indah dan halus membuat dunia ini sebagai satu cermin keindahan. Kebajikan, akal budi, dan kuasa Allah nyata dengan jelas di mana-mana. Di atas gunung-gunung, batu-batu, bukit-bukit, dan lembah-lembah, saya melihat pekerjaan kuasa ilahi. Saya tidak akan merasa kesepian waktu menatapi pemandangan alam yang indah. Pada waktu mengadakan perjalanan melewati padang-padang dan bukit-bukit , saya merasakan suatu perasaan yang hormat dan takut , dan merasa ngeri sementara memandang karang curam dan gunung yang tinggi ditutupi es atau salju.

Hendaklah gunung-gunung, bukit-bukit, dan lembah-lembah menjadi bahan pelajaran bagi kita untuk mempelajari tabiat Allah di dalam segala ciptaan yang dijadikanNya. Segala sesuatu yang dijadikan Allah yang dapat kita lihat di dalam berbagai macam pemandangan-pada gunung-gunung, bukit-bukit, dan lembah-lembah, pada pohon-pohon, pada semak belukar, pada kembang-kembang, pada setiap daun, pada batang rumput-haruslah mengajarkan kepada kita tentang kecakapan dan kasih Allah dan tentang kuasa-Nya yang tak terhingga itu.

Mereka yang mempelajari alam tidak pernah merasa kesepian. Mereka akan menyukai jam-jam perenungan yang tenang karena mereka merasakan bahwa mereka dibawa lebih rapat berhubungan dengan Allah sementara mengikuti kuasa-Nya di dalam segala yang dijadikanNya.

Sorga yang Mulia, 3 Januari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com